Google Bantah Monopoli Mesin Pencari

blogger templates
Google membantah tuduhan memonopoli pasar mesin pencari.
"Tidak ada kriteria bahwa Google telah mengusai pasar," kata pimpinan Google Eric Schmidt dalam pernyataantertulis yang disampaikan kepada subkomite Senat Antitrust Amerika Serikat.

Pernyataan ini disampaikan Google untuk menyanggah tuduhan praktek monopoli dari The Federal Trade Commission. Komisi ini sedang menyelidiki apakah Google telah merugikan para pesaingnya akibat penguasaan pasarnya selama ini.

Pemerintah akan menentukan apakah Google sudah cukup dominan, sehingga bisa mengontrol harga dan menyingkirkan para pesaingnya di bisnis mesin pencari. Bila melanggar, Google akan dijerat dengan Undang-Undang Antitrust.

Schmidt mengatakan Google tidaklah sendirian dalam pasar mesin pencari Internet. Google, kata dia, mesti bersaing dengan Facebook, Apple, dan Microsoft.

"Google punya banyak pesaing yang kuat," kata Schmidt dalam jawaban resmi yang dikutip Businessweek, Senin, 7 November 2011.

Menurut Schmidt, pasar mesin pencarian Internet saat ini tidak lagi diisi oleh para pemain tradisional seperti Microsoft Bing dan Yahoo!, tapi juga oleh situs jejaring sosial Facebook dan Siri, sebuah perangkat lunak suara yang diperkenalkan Apple bulan lalu.

"Kami kadang-kadang gagal mengantisipasi ancaman kompetitor yang datang dengan metode baru dalam mengakses informasi," kata Schmidt.

Menurut perusahaan riset ComScore, Google saat ini menguasai pangsa pasar Amerika sebesar 65,3 persen pada September lalu, naik dari 64,8 persen pada bulan sebelumnya. Pada saat yang sama pangsa pasar Yahoo! anjlok 16 persen.

Sekelompok perusahaan, termasuk Microsoft, yang tergabung dalam FairSearch.org telah menuduh Google melanggar Undang-Undang Antitrust.

1 Response to "Google Bantah Monopoli Mesin Pencari"